Upacara walimah al-Safar dilaksanakan oleh masyarakat Leihitu setelah kedatangan Islam ke tanah Hitu, sekitar tahun 1600 M. Mereka melaksanakan acara-acara ritual seperti acara Walimah al-Safar dalam rangka keberangkatan ke tanah suci Mekkah. Dahulu adat tersebut namanya bukan walimah al-Safar tetapi dikenal dengan sebutan
### Walimah al-Safar, sebuah tradisi sosial yang melambangkan harmonisasi antara Islam dan budaya lokal di Masyarakat Maluku, dirilis oleh CV Amerta Media. Buku ini menggali nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi ini, termasuk kasih sayang, keikhlasan, kejujuran, persatuan, dan kerjasama. Penulis, Dr. Abdullah Latuapo, menjelaskan bagaimana ritual ini tidak hanya mencerminkan ajaran agama tetapi juga warisan budaya yang kuat. Tradisi ini melibatkan berbagai tahapan, dari kumpul basudara hingga saling memaafkan dan makan bersama, yang menawarkan pengalaman spiritual bagi masyarakat. Meskipun didasarkan pada ajaran agama, ritual ini dipengaruhi oleh adat istiadat lokal, menciptakan identitas yang unik bagi masyarakat Maluku.
Unduh untuk perangkat lain: