Musim apa ini, hujan romantika sudah beranjak pergi tahun ini. Juni nan bimala, ia aksara yang menjahit ruh Sapardi. Bukan. Bukan, Kasih. Aksara itu sudah pupuh sebelum danirmala dan daniswara saling bunuh.
Buku "Ahengkara" merupakan kumpulan puisi yang mendalam dan penuh perenungan dari Ayi Yusril. Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan tentang kebaikan dan keburukan dalam kehidupan manusia, serta bagaimana kita dapat mempertahankan kebaikan dan memperbaiki keburukan. Melalui puisi-puisinya, penulis menggambarkan perjalanan batin yang rumit dari individu hingga fenomena sosial yang kompleks. Ahengkara mencerminkan kegelisahan penulis terhadap kehidupan manusia, di mana manusia berada pada dua tanduk dunia baik dan buruk. Puisi-puisi dalam buku ini menggambarkan perjuangan antara kebaikan dan keburukannya, serta upaya untuk menjaga kebaikan dan memperbaiki keburukan. Isi buku ini mencakup tema-tema seperti kehidupan bermasyarakat, kehidupan sehari-hari, dan perjuangan antara kebaikan dan keburukannya. Buku ini diterbitkan oleh LANGGAM PUSTAKA dengan cetakan pertama pada Januari 2022. Isi buku mencakup berbagai puisi yang mengajak pembaca untuk merenung dan memahami perjalanan batin manusia dalam mencari kebaikan. Buku ini merupakan sebuah kajian mendalam tentang kehidupan manusia dan perjuangan antara kebaikan dan keburukannya.
Unduh untuk perangkat lain: