Buku kecil ini dimaksudkan untuk menjadi bacaan jemaah haji atau kaum Muslimin umumnya yang sudah tentu memiliki niat ingin menunaikan ibadah haji, agar mereka mempunyai pengetahuan dan wawasan tentang latar belakang ibadah haji dan hakikat yang terkandung dalam setiap manasik (tatacara) haji, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah haji mereka. Dalam buku ini juga dibahas masalah yang sering dibicarakan orang, yaitu Miqat Makani, tempat jemaah haji mulai berihram, dan juga manasik haji secara praktis untuk melengkapi pengetahuan manasik yang mungkin telah diperoleh dari buku-buku lain. Terhidang juga gambar-gambar yang kiranya dapat bermanfaat bagi para jemaah haji.
### "Sekapur Sirih" Buku "Sekapur Sirih" ini dimaksudkan sebagai bacaan bagi jemaah haji atau kaum Muslimin umumnya yang sudah mengetahui niatnya untuk menunaikan ibadah haji. Tujuan utama buku ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wasatan tentang latar belakang ibadah haji serta hakikat yang terkandung dalam setiap manasik (tata cara) haji. Dengan demikian, diharapkan kualitas ibadah haji para jemaah dapat meningkat. Buku ini dimulai dengan uraian tentang kisah Nabi Allah Ibrahim, yang merupakan warisan dari ibadah haji. Kemudian, kisah ibadah haji Nabi Muhammad SAW juga dibahas, untuk memberikan contoh yang tepat bagi para jemaah. Buku ini juga membahas topik penting seperti Miqat Makani, tempat jemaah haji mulai berihram, dan memberikan manasik haji secara praktis. Lebih lanjut, buku ini merujuk pada perintah Allah kepada Nabi Ibrahim, yang mencakup tujuh janji maha kuasa. Perintah Allah tersebut meliputi pembentukan bangsa yang besar, berkah, nama yang masyhur, berkah bagi yang memberkati, dan kutukan bagi yang mengutuk. Kenyataan menunjukkan bahwa umat Islam adalah yang paling sering menyebut nama Ibrahim. Buku ini juga menceritakan tentang raja Nimrod, yang merasa marah ketika Ibrahim menghancurkan berhala. Perintah Allah yang mengarahkan Nabi Ibrahim untuk meninggalkan negerinya juga disebutkan, dengan tanah yang dijanjikan adalah Kanaโan, dikenal karena produksi zat warna ungu. Nabi Ibrahim, yang juga dikenal sebagai sahabat Tuhan, diperkenalkan sebagai nabi yang sering disebutkan dalam al-Qurโan, dengan total 69 kali. Buku ini merupakan hasil kerja sama penerbit Kiblat Buku Utama, yang telah menerbitkan buku ini sejak tahun 2007 dengan beberapa edisi dan versi yang berbeda.
Unduh untuk perangkat lain: