Buku ini tidak berambisi memberi solusi, tetapi lebih sebagai otokritik terhadap diri sendiri. Interpretasi dan kontekstualisasi simbol-simbol kesundaan seperti tampak dalam buku ini tidak terceraikan dari ziarah intelektual penulisnya yang dibesarkan di lingkungan pesantren di tatar Sunda, beroleh kesempatan selama enam tahun tolabul ilmi di Amerika, dan telah seperempat abad mengajar di almamater Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.