Buku ini membahas mengenai kebangkitan orang Sunda yang diawali oleh berdirinya organisasi modern bernama Paguyuban Pasundan. Berkat kepeloporan para siswa STOVIA asal Sunda, Paguyuban Pasundan berupaya untuk menggerakkan orang Sunda, terutama kaum muda, untuk mengejar ketinggalan dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan pergaulan antaretnis di Indonesia. Dengan menempuh cara-cara yang sama sekali baru, mereka berusaha untuk mencapai kemajuan sesuai dengan tuntutan dan tantangan zaman.
### "Kebangkitan Kembali Orang Sunda Kasus Paguyuban Pasundan 1913-1918" oleh Edi S. Ekadjati Buku ini memaparkan perjalanan panjang Paguyuban Pasundan, sebuah organisasi pergerakan nasional etnis Sunda yang berdiri pada tahun 1913. Sebagai organisasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan bangsa umumnya dan khususnya kelompok masyarakat Sunda, Paguyuban Pasundan melewati masa-masa berat, termasuk masa pendudukan Jepang, namun berhasil bertahan hingga sekarang. Pada babawali, buku ini menggambarkan bagaimana Paguyuban Pasundan mulai berkiprah dalam bidang sosial-kebudayaan, sebelum kemudian memasuki bidang politik pada tahun 1927. Hal ini mencerminkan adaptasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Selain menggali sejarah perjuangan Paguyuban Pasundan, buku ini juga mencerminkan pentingnya penelitian dan kajian dalam memahami dan meneruskan cita-cita perjuangan organisasi tersebut. Buku ini berharap dapat memberikan wawasan bagi pembaca tentang nilai dan cita-cita perjuangan Paguyuban Pasundan, serta mengajak mereka untuk meneruskan perjuangan tersebut sesuai dengan tuntutan zaman yang baru.
Unduh untuk perangkat lain: