Zea anak yang riang dan lucu. Ia senang bermain di belakang rumahnya bersama temannya, Dina. Ia bertemu dengan seekur kupu-kupu berwarna putih. Ia pun berusaha mengejarnya. Apakah Zea berhasil menangkap kupu-kupu putih tersebut? Yuk, ikuti perjalanan Zea bersama temannya dan temukan pesan kebaikan dari cerita ini!
Pagi yang cerah memandang ke halaman belakang rumah, di mana Zea dan Dina bermain sambil menghela nafas segar. Keduanya menikmati permainan dan suasana yang sejuk, dengan berbagai tanaman berwarna-warni dan pepohonan yang asri. Tanpa sengaja, Zea menemukan kupu-kupu cantik yang hinggap di pekarangan bunga, dan ia segera meminta Dina untuk melihatnya. Dina, yang mata birunya berbinar, menghampiri kupu-kupu tersebut, mengamati sayapnya yang putih dan indah. Umma, yang melihat dari jauh, kemudian mengajak Zea dan Dina untuk merenungkan tentang kupu-kupu. Umma menjelaskan bahwa kupu-kupu adalah mahluk ciptaan Allah yang harus kita sayangi. Melalui diskusi tersebut, Zea belajar bahwa menyayangi kupu-kupu tidak hanya berarti memilikinya, tetapi juga membiarkannya hidup bebas. Zea akhirnya mengerti bahwa menyayangi kupu-kupu berarti membiarkannya terbang di pekarangan bunga, menunjukkan bahwa Umma telah berhasil mengajarkan Zea tentang pentingnya menyayangi hewan dalam kehidupan sehari-hari. buku ini merangkum perjalanan Zea dan Dina dalam menemukan keindahan alam, belajar tentang pentingnya menyayangi hewan, dan memahami makna menyayangi sesama.
Unduh untuk perangkat lain: