Perilaku oportunistik penyusun anggaran dapat dilihat dari kecenderungan pengalokasian anggaran dalam jumlah besar untuk belanja daerah yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan tertentu yang bersifat pribadi atau kelompok. Peningkatan alokasi anggaran untuk belanja infrastruktur, belanja hibah dan bansos diduga menjadi alat pemenuhan janji
Buku ini berfokus pada studi kasus perilaku oportunistik dalam penyusunan anggaran pada sektor publik di Sulawesi Tenggara. Penulis, Yusuf Jaya Saputra, S.E., M.E., CTA., ACPA, memulai penelitian ini sejak tahun 2018 dalam bentuk proposal sederhana dan terus memperbaiki hingga terbentuk buku ini. Buku ini mencakup aspek keagenan antara eksekutif dan legislatif, peran DAU, PAD, dan SiLPA, serta hubungan jenis dan letak pemerintahan dengan perilaku oportunistik. Penulisan ini juga melibatkan analisis data dengan model regresi data panel untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku oportunistik dalam penyusunan anggaran. Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang fenomena tersebut dan diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait.
Unduh untuk perangkat lain: