Diri yang penasaran, di mana letak kebahagiaan? Jiwa lelah. Pikiran tidak tenang. Dunia semakin ramai. Persahabatan renggang. Kegelisahan diri tak pernah selesai. Persaingan di sana-sini. Menatap masa depan seolah suram. Aktifvitas tidak ada ujungnya. Tenang di Arus Deras menjadi sebuah cara untuk menghadapi hiruk pikuknya dunia. Mengenal diri dan lingkungan untuk menjalani hidup ini dengan rasa bahagia. Sehat jiwa dan raga sebagai bekal mengarungi bahtera kehidupan sehingga terasa indahnya dunia. Anda tak percaya cara tersebut? Mari selami isi buku ini untuk membuktikannya.
### "Tenang di Arus Deras" Buku "Tenang di Arus Deras" ditulis oleh Kamariyatul Hasanah, yang mengisahkan perjalanan hidupnya dari masa kecil hingga dewasa. Buku ini berfokus pada pengalaman emosional, perjuangan, dan refleksi penulis terhadap hidupnya. Mulai dari kehilangan bapak dan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, Kamariyatul Hasanah mengalami banyak rintangan namun tetap berjuang untuk meraih cita-cita. Pengalaman belajar, merantau, dan bertahan di tengah persaingan untuk memperoleh perhatian menjadi bagian penting narasi ini. Penulis mencurahkan perasaan dan refleksinya pada berbagai aspek hidup, termasuk kecemasan akibat kekurangan, kebahagiaan yang ditemukan melalui ilmu pengetahuan, dan perjuangan untuk tetap tenang di tengah arus modernisasi. Buku ini juga mengajak pembaca untuk memahami pentingnya ikhlas, keyakinan, dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup. Semoga buku ini bisa menjadi air di saat kehausan bagi mereka yang sedang mencari solusi dalam menjalani hidup. --- ini dirancang agar sesuai dengan konten yang diberikan dalam buku "Tenang di Arus Deras" dan dapat dipahami oleh pengunjuk buku di cover belakang.
Unduh untuk perangkat lain: