“Hanya milik Allah al-Asmâ’ al-Husnâ, maka bermohonlah kepada-Nya dengan (al-Asmâ’ al-Husnâ itu)” (QS. al-A‘râf [7]: 180). Ayat di atas mengajak manusia untuk berdoa dengan menyebut al-Asmâ’ al-Husnâ yang tentu saja disesuaikan dengan kandungan permohonan. Misalnya, seseorang yang memohon rezeki, maka dianjurkan menyebut Allah dengan sifat ar-Razzâq (Pemberi Rezeki); atau jika yang dimohonkan adalah ampunan, maka sebutlah dengan sifat al-Ghafûr. Di dalam berdoa dengan nama-nama tersebut (al-Asmâ’ al-Husnâ) seseorang hendaknya menyadari dua hal pokok; pertama, kebesaran dan keagungan Allah, dan kedua, kelemahan diri serta kebutuhan kepada-Nya; di sinilah letak keberhasilan doa.
### Buku ini berisi pengantar dan daftar asmaul husna yang dirangkum dalam rangkaian doa. Asmaul husna adalah nama-nama Allah yang penuh dengan makna dan keagungan, yang digunakan dalam berbagai peribadatan dan doa. Buku ini menyajikan asmaul husna dalam rangkaian doa yang dapat diucapkan bersama, khususnya oleh M. Quraish Shihab. Setiap asmaul husna dijelaskan dengan singkat namun mendalam, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah. Buku ini tidak hanya sebagai bahan bacaan, tetapi juga sebagai panduan praktis dalam memahami dan menerapkan asmaul husna dalam peribadatan.
Unduh untuk perangkat lain: