Membaca puisi-puisi Rezqie M. A. Atmanegara ini, pembaca seolah diajak mengarungi pikiran belukar perempuan yang kaya dengan mitos, alam, hingga kultur budaya tanah Kalimantan. Diksi-diksi yang diangkat dari kosakata budaya setempat (Dayak), membuat puisi ini semakin kaya dan penuh daya, berseru-seru lantang mempertahankan tanah leluhur Kalimantan dari deretan persoalannya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.