Raja Airlangga yang berkuasa di Kerajaan Medangkamulan. Di tengah masa kejayaannya, Airlangga kemudian memindahkan pemerintahan ke wilayah Kahuripan. Kerajaan ini dinamakan Panjalu, dengan pusat pemerintahan berada di Daha, yang dikenal sebagai pusat Kerajaan Kediri pada masa awal. Mengutip laman Pemerintah Kota Kediri, situs Adan-adan yang terletak di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, menjadi salah satu bukti keberadaan Kerajaan Kediri kuno. Kerajaan Kediri yang kini dikenal sendiri merupakan pecahan dari Kerajaan Kediri kuno. Perpecahan terjadi saat kedua putra Airlangga--Sri Samarawijaya dan Mapanji Garasakan--berebut kekuasaan di kawasan yang sama. Untuk menghindari bentrokan, pada tahun 1041, Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua. Keduanya adalah Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri), yang wilayahnya dipisahkan oleh Gunung Kawi dan Sungai Brantas. Jenggala dipimpin oleh Mapanji Garasakan, dan Panjalu dipimpin oleh Sri Samarawijaya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.