Buku ini hadir dengan bahasa yang ringan, jenaka, sederhana, mudah dicerna dan dipahami. Buku ini merupakan ungkapan syukur atas jejaring persaudaraan lintas iman, sekaligus buah inspirasi dan pengalaman seorang calon imam diosesan (Katolik) Tanjungkarang dengan seorang anggota jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bekasi Timur. Tulisan ini menginspirasi dan mengedukasi bahwa melalui hal yang biasa dan sederhana bisa mengantar diri kita pada hal yang luar biasa, pada kekaguman akan karya Allah, dan pada Allah sendiri Sang Maestro kehidupan. Foto dan kisah ini membawa kita pada pengalaman iman, harapan, dan kasih serta kesetiaan kita pada Allah yang menguatkan jiwa, juga kasih, harapan, dan kesetiaan kita pada sesama. Di dalamnya juga ada nilai persaudaraan kemanusiaan yang hangat mesra, rasa syukur yang mendalam, kekayaan yang menyatukan, serta selebrasi kebinekaan dalam sukacita, kesetiaan dalam setiap proses kehidupan, kerendahan hati, keheningan, dan kontemplasi yang mempertajam mata batin, dan masih banyak makna dan pesan mendalam yang disampaikan. Setelah membaca buku ini, semoga kita mengalami transformasi hati. Hidup kita diubah, berubah, dan berbuah. Seperti sebuah foto, hidup kita berbicara, dan bercerita tentang pengalaman yang telah kita alami.
### Buku "Dalam Tuhan Aku Bersyukur" "Buku ini merupakan ungkapan syukur dari seorang calon imam diosesan Katolik Tanjungkareng, Nicolaus Heru Andrianto, dan seorang anggota Jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bekasi Timur, Wrini Harlindi, atas jejaring persaudaraan lintas iman yang membawa mereka pada kekaguman akan karya Allah. Melalui kumpulan foto dan kisah yang ringan, jenaka, dan mudah dicerna, buku ini mengajak pembaca untuk menyelami pengalaman iman, harapan, dan kasih pada Allah serta kasih, harapan, dan kesejahteraan pada sesama. Buku ini merupakan buah inspirasi dan pengalaman yang mengajarkan bahwa melalui hal-hal biasa dan sederhana, kita dapat merasakan kekaguman akan karya Allah dan mengenal diri sendiri lebih mendalam. Mereka mengajak pembaca untuk melihat sekitar diri sendiri, mengambil kamera, dan mengabadikan pengalaman hidup dalam tulisan memori kehidupan. Dalam rangkaian proses penyusunan foto kisah ini, buku ini juga menjadi penanda persahabatan dalam dinamika yang berbeda, menekankan sisi-sisi lain dari realitas kehidupan sehari-hari. Buku ini tidak hanya mengajak pembaca untuk merasakan persaudaraan kemanusiaan yang hangat dan mesra, namun juga mengajak untuk merayakan kebinekaan dalam sukacita, kesejahteraan dalam setiap proses kehidupan, kerendahan hati, keheningan, dan kontemplasi yang mempertajam penglihatan. Semoga buku ini dapat memperkaya kita dengan nilai-nilai hidup yang tak pernah miskin makna dan mengubah derai air mata dukacita, peneguran, keputusasaan menjadi mata air berkat yang memberi penghiburan, harapan, dan sukacita kehidupan." Semoga buku ini dapat menginspirasi dan mengedukasi pembaca untuk merayakan hidup dengan lebih mendalam dan makna.
Unduh untuk perangkat lain: