Siapa itu yang tinggal di daerah sekitar perairan wilayah Provinsi Riau? Mereka sangat ahli dalam bertahan di perairan hingga menjadi pasukan pemberani sejak zaman kolonial. Apa sebutan bagi orang-orang tersebut? Yuk, bertualang mencari tahu mengenai suku-suku yang ada di Indonesia. Buku Suku Akit ini adalah rangkaian dari buku seri cerita anak yang dibuat untuk membantu anak mengetahui beberapa suku yang ada di Indonesia. Melalui seri ini mereka juga akan belajar mengenai asalusul, kebiasaan, dan cara hidup dari suku-suku tersebut.
### Buku ini merupakan rangkaian dari serangkaian buku seri cerita anak yang bertujuan untuk membantu anak-anak mengetahui beberapa suku yang ada di Indonesia. Fokus buku ini adalah Suku Akit, suku asli yang mendiami Pulau Rupat di Provinsi Riau, Sumatra. Asal-usul Suku Akit berasal dari Semenanjung Malaka, sekarang Malaysia, dan merupakan keturunan dari suku Kit yang berasal dari daratan Asia. Mereka akhirnya menetap di daerah Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Suku Akit dikenal dengan keahliannya dalam berburu dan bertahan di perairan. Mereka menggunakan berbagai senjata seperti sumpit bertombak, panah, dan perangkap untuk memburu. Senjata sumpit juga digunakan untuk menjatuhkan burung atau keluang. Suku Akit juga memiliki tradisi berburu babi dengan bantuan anjing, kebiasaan ini masih dipraktikkan oleh suku-suku lain di wilayah Sumatra. Mata pencaharian utama suku Akit meliputi berburu, menangkap ikan, dan mengolah sagu. Mereka juga terkenal ahli dalam membuat anyaman berbagai perlengkapan dan perabotan rumah tangga, termasuk alat penyimpanan makanan dan peralatan berburu. Bahan utama yang digunakan untuk menganyam adalah kulit kayu, daun kapau, daun rumbia, dan rotan. Kulit kayu diolah terlebih dahulu dengan cara dipukul-pukul agar menjadi tipis, kuat, dan halus untuk membuat pakaian. Seni dan budaya Suku Akit mencakup kebiasaan mendongeng, terutama dongeng tentang Si Kancil, yang menjadi gambaran karakter suku. Upacara penyembahan kepada Timbang dan Bahul juga merupakan bagian penting dari kehidupan spiritual Suku Akit, dilakukan setahun sekali untuk meminta keselamatan, rezeki, dan penghapus dosa. Selain itu, banyak anggota suku Akit yang telah memeluk agama resmi seperti Buddha, Islam, dan Kristen. Cover belakang buku ini mencerminkan kehidupan dan kebudayaan unik Suku Akit, dari keahlian berburu mereka hingga kebiasaan mendongeng dan upacara spiritual.
Unduh untuk perangkat lain: