Lima sekawan menggambarkan anak-anak gelandangan di perkotaan yang berjuang agar bisa mencapai kehidupan lebih baik di masa depan.
### Buku ini mengisahkan petualangan seorang anak laki-laki bernama Margo, yang juga dikenal dengan julukan Gembul. Margo dulu hidup dalam keadaan nyaman bersama keluarganya, namun nasibnya berubah ketika ayahnya meninggal dan ibunya tidak sanggup mendapatkan pencaharian yang baik. Dua adiknya pun meninggal dalam waktu singkat, meninggalkan Margo dan ibunya dalam penderitaan yang semakin mendalam. Terjebak dalam kehidupan yang sulit, Margo memutuskan untuk pergi dari desanya ke kota. Di sana, ia mengalami keterkejutan melihat keramaian dan kesibukan yang berbeda dari apa yang pernah ia tahu. Margo menghabiskan beberapa hari mengamati kota dan akhirnya menjadi seorang anak gelandangan. Pada suatu hari, Margo bertemu dengan kawan-kawan yang juga mengalami nasib serupa. Mereka berbagi cerita dan perasaan, membentuk ikatan persahabatan yang kuat. Margo bertekad untuk membantu ibunya, dan mencari pekerjaan untuk mengurangi beban yang harus dibebankan padanya. Buku ini menggambarkan perjuangan dan rasa haru Margo dalam berpetualang mencari kehidupan yang lebih baik, sambil tetap memikirkan ibunya dan saudara-saudaranya. Petualangan Margo, dari kota hingga kembali ke desa, adalah perjalanan yang penuh tantangan, tetapi juga penuh harapan untuk meraih keberhasilan.
Unduh untuk perangkat lain: