Manusia yang hidup ribuan tahun yang lalu selalu hidup berkelompok dan senantiasa berpindah-pindah tempat (nomaden). Dengan kehidupan yang tidak menetap itulah sehingga kemungkinan terserang berbagai penyakit menghantui mereka. Dengan segala keterbatasan pengetahuan yang dimiliki, mereka menyangka jika suatu penyakit menyerang,
### Buku ini membahas perkembangan dan sejarah ilmu farmasi yang meliputi aspek kuantitas dan kualitas pengetahuan, serta pengaruhnya dalam berbagai bentuk penulisan dan kegiatan akademik. Penulis menggambarkan proses penyusunan buku ini yang tidak mudah, ditandai dengan berbagai kendala teknis yang dihadapi. Namun, semua masalah tersebut dapat diselesaikan dengan bantuan tim penerbit yang profesional. Sebagai tokoh utama dalam sejarah farmasi, Galen dirujuk sebagai penulis buku terbanyak di zamannya, yang telah meraih berbagai penghargaan untuk karyanya. Penulis juga menyebutkan pengembangan farmasi di dunia Islam dan perkembangan ilmu farmasi di berbagai wilayah seperti Syria, Persia, India, dan Timur Jauh. Buku ini menggambarkan perjalanan ilmu farmasi dari era pengetahuan primitif hingga perkembangan inovatif apoteker Muslim, yang memimpin bidang farmasi hingga abad 17. Buku ini juga membahas tentang peran cendana dalam sediaan farmasi dan aspek-aspek farmasi dalam bahasa Arab dan bahasa Sanskerta. ini menutup dengan ucapan terima kasih kepada penerbit, penyunting, dan tim yang telah berkontribusi dalam pembuatan buku ini.
Unduh untuk perangkat lain: