Di antara berbagai persoalan terkait dengan HAM, persoalan-pelaksanaan pembangunan menjadi masalah yang krusial. Dalam perkembangannya, pengaitan HAM dengan pembangunan menjadi isu yang semakin meluas. Persoalan-persoalan pembangunan yang berkaitan dengan penegakan HAM dinilai menjadi semakin serius dan mendesak, tidak saja di negara-negara berkembang, melainkan juga di negara-negara industri maju. Demikian pula yang terjadi di Kalimantan Selatan, paling tidak ada dua kasus yang mendominasi yakni penyerobotan lahan masyarakat oleh perkebunan sawit dan tambang batu bara. Sejak 2008 ada 28 kasus konflik sosial yang terkait dengan perkebunan sawit. Dilihat dari aspek hukum dan hak asasi manusia berbagai kasus tersebut mencerminkan saratnya pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang terindikasi dilakukan oleh pemerintah, pengusaha swasta maupun masyarakat itu sendiri.
Cover Belakang Buku --- Aplikasi Analisis Dampak HAM Mendukung Pembangunan di Kalimantan Selatan Badan Penelitian & Pengembangan HAM Kementerian Hukum & HAM RI --- Buku ini meneliti aplikasi Analisis Dampak HAM (HAM-Impact Analysis, HAI) dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Melalui empat tahap analisis, yaitu identifikasi dan penjelasan konteks pembangunan, penentuan gambaran kondisi lokasi, konsultasi dengan pemangku kepentingan, dan penilaian konsekuensi dan dampak HAM, penelitian ini menggali isu-isu penting yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk pelanggaran HAM yang terjadi. Pelaporan kasus konflik sosial sejak 2008 menunjukkan bahwa perkebunan sawit dan tambang batu bara menjadi dua sektor yang dominan, dengan sebanyak 28 kasus yang tercatat. Pihak-pihak yang terlibat, baik pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat, memiliki pandangan yang berbeda tentang bagaimana HAM seharusnya diterapkan, dengan sebagian menilai HAM mengabaikan kepentingan umum. Analisis menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada cara pandang sebagian pihak yang menganggap HAM sebagai penghalang bagi proses pembangunan. Ini menyebabkan pelanggaran terhadap hak-hak individu dan pengingkaran terhadap kepentingan umum. Penelitian ini menyarankan upaya-upaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk melalui konsultasi dengan pemangku kepentingan dan penilaian konsekuensi HAM. --- Penerbit P.T. Alumni, Bandung, Tahun 2021 --- Kepentingan analisis HAM dalam mendukung pembangunan tidak hanya terbatas pada negara-negara berkembang, tetapi juga di negara-negara industri maju. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan HAM dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi di Kalimantan Selatan, serta membantu dalam merumuskan rekomendasi praktis untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: