Kisah sang Gagak memberikan ajaran moral kepada kita bahwa garis kodrat tidak bisa dilanggar dan dilawan. Kita wajib tahu diri dan sadar posisi. Bila tidak tahu diri dan sadar posisi, malapetaka akan menimpa.
Buku Gagak yang Sombong Buku ini mengisahkan tentang perjalanan si Gagak, seekor burung yang selama ini merasa rendah diri dan iri hati terhadap keindahan angsa. Dengan rasa sombong yang membara, Gagak berusaha untuk berubah menjadi angsa, bahkan sampai rela mengorbankan kenyamanan tempat tidurnya. Meski gagal dalam usahanya, Gagak tetap tidak putus asa dan terus berusaha mengubah nasibnya. Cerita ini mengajarkan nilai-nilai moral tentang pentingnya rasa puas dengan diri sendiri dan tidak perlu selalu mengidolakan orang lain.
Unduh untuk perangkat lain: