Novel, Galau di Laut Selatan, karya Martha Hadimulyanto yang kaml terbitkan ini mengisahkan hilangnya seorang pemuda ditelan keganasan ombak Laut Selatan di pantai Parangtritis, Yogyakarta.(Balai Pustaka)
### "Galau di Laut Selatan" oleh Martha Hadimulyanto Hari Minggu kedua Oktober, udara memanaskan ruang tamu sementara pemiliknya, Ciel, tengah sibuk memeriksa lemari pakaian yang biasanya sudah tertata rapi oleh pembantu. Hati Ciel bergetar ketika telepon berdering, menghantarkannya ke kekhawatiran yang tak dapat dielakkan. Adiknya, Hary, mengancam Ciel dengan pesan pentingnya untuk segera ke rumah kakak sulungnya. Ciel, bersama 9 bersaudara lainnya, adalah hasil cinta dan dedikasi para orangtuanya. Meski bapaknya mendapatkan pendidikan keras, ibu Ciel adalah simbol kasih sayang yang tak terbatas, membesarkan 10 orang anaknya dalam keadaan sehat tak ada yang cacat atau meninggal. Sebuah kegaduhan mulai membelit Ciel. Suaminya baru saja pergi, mengevaluasi kondisi rumah, dan mendapatkan sanksi berat jika melanggar peraturan. Ciel berlari ke rumah kakak sulungnya, Mbak Ani, untuk menemui kekhawatiran yang belum terungkap. Pengalaman dan kisah Ciel, bersama 9 bersaudara, terbuka lebar dalam novel ini, mencerminkan kehidupan yang tak pernah berhenti, meski sepanas siang.
Unduh untuk perangkat lain: