Buku ini menceritakan kehidupan anak-anak desa yang bekerja dan bermain dengan suka ria bersama hewan-hewan peliharaannya. Dengan membaca buku ini kita akan mendapatkan gambaran bagaimana anak-anak yang hidup di desa belajar, bekerja membantu orang tua, dan bermain dengan sebayanya. Di tengah kesibukan mereka membantu orang tua menggembala ternak atau menunggui padi di sawah, mereka ternyata bisa juga menikmati masa kanak-kanak dengan permainan yang mengasyikkan. Yang lebih penting,mereka ternyata mampu meraih prestasi yang gemilang.
### Buku ini menggambarkan kehidupan anak-anak desa yang berperan dalam berbagai aktivitas, baik membantu orang tua menggembala ternak atau menunggui padi di sawah, maupun menikmati masa kanak-kanak dengan permainan yang mengasyikkan. Dalam cerita, Mustapa berbicara dengan teman sebaya bernama Sudin tentang sumpah dan janji. Sudin menjelaskan bahwa tidak semua sumpah masuk dalam hati, sehingga tak selalu terwujud. Seiring berjalannya waktu, Mustapa bertemu dengan Said dan Arip yang membawa dua ekor kerbau. Keduanya berbicara tentang menjerat merbah, dengan motif untuk mendapatkan induk dan jantannya. Mustapa memilih tidak melanjutkan ide tersebut, merasa kasihan pada anak-anak merbah. Cerita ini menunjukkan bagaimana kehidupan di desa tidak hanya terfokus pada kegiatan belajar, tetapi juga memperlihatkan nilai-nilai seperti kepedulian dan kejujuran.
Unduh untuk perangkat lain: