Bermula dari mimpi yang datang ke dalam tidur seorang peladang bernama Polaman. Di dalam mimpinya ia bertemu Dewa Brahma yang mengatakan bahwa Polaman kelak akan mengerjakan sebuah pekerjaan ajaib. Belum sempat Polaman bertanya lebih lanjut ia terjaga dari tidurnya. Di perjalanan Polaman bertemu seorang nenek. Sang nenek menjual ikan dan Polaman membelinya untuk dijadikan santapan diperjalanan. Belum sampai di tempat tujuan, ikan yang dibawanya telah disantap oleh seekor banteng. Kemudian ia bertemu dengan seorang perempuan untuk menemaninya selama perjalanan. Sisa ikan yang ada pun direbut kelelawar dan menjatuhkannya ke dalam danau. Ada bisikan agar Polaman menikahi wanita itu dan membangun rumah di dekat danau kemudian menceritakan kisah kepada para pendatang pulau.
### Dahulu kala, di kaki Gunung Semeru, hiduplah seorang laki-laki miskin bernama Polaman. Polaman terkena mimpi dari Dewa Brahma yang menggambarkan masa depan ajaibnya. Malam itu, Polaman menjual hasil ladangnya di pasar dan bertemu seorang nenek yang memberinya ikan-ikan ajaib. Ikan-ikan tersebut memiliki kekuatan luar biasa untuk melompat-lompat. Suatu hari, Polaman bertemu pendeta-pendeta yang mencari istri Pendeta Goladah untuk dibakar bersama mayatnya. Polaman menyelamatkan istri pendeta tersebut dengan membantu memakan ikan-ikan ajaib. Dalam keadaan takut, istri pendeta tersebut bersembunyi di balik Polaman. Tiba-tiba, dua ekor harimau muncul dan membantu Polaman mengusir pendeta-pendeta yang mengejarnya. Setelah menyelamatkan istri pendeta, Polaman dan janda itu pergi ke desa Polaman, namun janda tersebut menolak kembali ke desanya karena takut dipermalukan. Mereka akhirnya memutuskan untuk pindah ke daerah lain bersama-sama. Buku ini mengisahkan petualangan menarik Polaman yang diisi dengan adegan-adegan menarik, keajaiban, dan pertemuan dengan berbagai karakter unik.
Unduh untuk perangkat lain: