Petrografi merupakan cabang ilmu batuan atau petrologi yang menganalis asal-usul batuan berdasarkan mineral-mineral penyusunnya. Proses geologi membentuk batuan penyusun bumi yang terdiri dari batuan beku, batuan piroklastik, batuan sedimen dan batuan metamorf. Batuan beku terbentuk dari pendinginan magma, dengan atau tanpa kristalisasi di kedalaman ataupun di dekat permukaan bumi. Berbagai macam tekstur dapat terbentuk yang dipengaruhi oleh lingkungan dan tingkat pendinginan setiap mineral. Berdasarkan kesamaan komposisi mineral, batuan beku dibagi atas lima kerabat (clan), yaitu Ultramafic dan Lamprophyre; Gabbro Calk Alkali; Gabbro Alkali; Diorite Monzonite Syenite; Granodiorite Adamellite. Batuan piroklastik merupakan batuan unik, karena secara genetis lebih dekat dengan batuan beku ekstrusif, tetapi mekanisme pembentukannya menyerupai batuan sedimen. Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari hasil sedimentasi secara mekanik maupun kimia dan organik. Kelompok material sedimen terbagi menjadi tipe T (terrigenous), tipe A (allochemical) dan tipe O (orthochemical). Tipe T merupakan produk pelapukan sekunder atau residual yang membentuk batulempung, batupasir dan konglomerat. Tipe A adalah fragmen yang terbentuk lebih awal hasil prespitasi kimia atau biokimia, contohnya semua material karbonat berupa cangkang fosil, fragmen non skeletal (oolit, ooid, pisoid, peloid dan intraklas). Material sedimen tipe O terbentuk karena kontrol kimia yang dominan sehingga memperlihatkan tekstur kristalin seperti batu gamping mikrokristalin, chert, anhydrite, dan dolomite. Batuan metamorf mempunyai kenampakan yang unik akibat metamorfisme berbagai jenis batuan pada tekanan dan suhu yang tinggi. Tekstur batuan metamorf yaitu foliasi dan non-foliasi merupakan parameter yang baik untuk membedakan dengan tipe batuan lainnya. Namun, beberapa tekstur nonfoliasi seperti granoblastik sulit dibedakan dari batuan sedimen yang terbentuk secara kimia atau batuan beku plutonik. Oleh sebab itu, pengetahuan kelompok mineral yang ditemukan dalam setiap batuan akan sangat membantu untuk mengidentifikasi jenis batuan metamorf.
Petrografi Analisis Genesis Meneral dan Batuan merupakan buku yang membahas tentang asal-usul batuan berdasarkan analisis mineral-mineral penyusunnya. Buku ini memaparkan proses geologi yang membentuk batuan beku, batuan piroklastik, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Fokus utama buku ini adalah menguraikan komposisi mineral, tekstur, dan struktur batuan untuk klasifikasi dan penamaan batuan. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa teknik geologi, pertambangan, perminyakan, sipil, ilmu tanah, pertanian, kimia, dan geofisika untuk memahami materi mata kuliah petrografi, mineral optik, endapan mineral, pemetaan geologi, dan menyusun tugas akhir. Selain itu, buku ini juga dapat dijadikan acuan bagi guru dalam bidang geografi dan pembina olimpiade kebumian, terutama yang berkaitan dengan mineral penyusun batuan.
Unduh untuk perangkat lain: