Ia tahu benar adat maknya, apa yang telah dikatakannya tak dapat ditawar-tawar lagi. Sebab itu berdirilah ia perlahan-lahan, sambil mengerling-ngerlingkan mata ke periuk tempat jagung itu, lalu turun. Di sana, di belakang rumah, berjalanlah si Samin terbungkukbungkuk memungut bunga tanjung yang gugur ke bumi, dikumpulkannya dalam kopiahnya. Balai Pustaka
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.