Zen berpikir keras-keras. Aku mulai cemas. Memang akhir-akhir ini aku merasa ada sesuatu yang lain tumbuh dalam diriku. Misalnya bahwa aku sulit sekali mengekang emosi bila hendak meledak-ledak. Zen adalah sahabatku yang paling dekat. Dia pasti tahu sekali, lebih dari aku sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam diriku. "Bagaimana Zen?" Masalah-masalah eksistensi orang seorang serta perhubungannya dengan orang lain, atau masyarakat dengan segala norma-normanya dimasalahkan Putu Wijaya dalam novel LHO-nya ini.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.