Bagindo Saleh, pengarang buku ini menggambarkan kisah itu dengan apik sehingga pembaca seolah menonton film percintaan muda-mudi pada tahun 1940-an saat membaca roman ini. lika liku percintaan akibat kondisi perang, pergeseran, budaya, dan perbedaan pandangan dikemas sangat menarik sampai saat ini meskipun telah terbit untuk pertama kalinya pada tahun 1955.
### Buku ini menggambarkan kehidupan di Jakarta pada masa Perang Dunia Kedua, khususnya periode pemerintahan tentara Jepang. Cerita berpusat pada peristiwa penting di Singapura, di mana Singapura jatuh ke tangan tentara Jepang setelah perlawanan yang hebat melawan Sekutu. Di Jakarta, situasi menjadi cemas ketika bapak seorang gadis ditahan oleh tentara Jepang. Anak muda yang bekerja untuk gadis tersebut mengambil risiko besar untuk mengeluarkan bapaknya dari tahanan. Cerita ini mencerminkan ketegangan, penderitaan, dan keberanian rakyat Indonesia dalam menghadapi kekuatan asing, serta menggambarkan perjuangan individu yang terlibat dalam situasi yang sulit tersebut. Buku ini merupakan kajian sejarah yang menggugah hati, memaparkan kehidupan yang penuh tantangan di bawah otoritas tentara Jepang, dan menjadi kenang-kenangan bagi generasi muda.
Unduh untuk perangkat lain: