Pulau Sulawesi sejak dulu dikenal memiliki sejarah paling kuat dari sisi maritim. Dunia maritim inilah yang menggerakkan berbagai sisi perekonomian penduduk pulau ini, berdampingan dengan kekayaan budaya dan kearifan lokal. Di balik semua itu, kota-kota pesisir di Sulawesi ternyata memiliki toponim yang unik. Toponim yang berarti asal usul penamaan suatu tempat, membuka sejarah peradaban kota-kota tersebut. Buku ini menyajikan cerita tentang toponim kota-kota pantai utama di Pulau Sulawesi dengan sudut pandang cerita yang ringan dan mudah dipahami, agar kita semakin menghargai dan mencintai negeri sendiri.
Toponimi Kota Pantai Sulawesi Sejarah Nama Tempat adalah sinopsis singkat buku yang menjelaskan asal-usul penamaan tempat, terutama fokus pada kota-kota di wilayah Sulawesi Selatan. Buku ini menawarkan wawasan mendalam tentang bagaimana nama-nama tempat, seperti nama desa, pulau, dan kota, bermula dan berkembang. Melalui analisis toponim, pembaca dapat memahami sejarah dan perkembangan peradaban suatu bangsa, terutama di Makassar. Buku ini menggali sejarah Makassar, mulai dari periode Majapahit hingga era kolonial Belanda dan Jepang, serta bagaimana nama "Makassar" bermula dari kata "mangkasarak" yang menggambarkan karakter dan nilai-nilai yang dihargai di kota tersebut. Selain itu, buku ini juga membahas tentang aspek linguistik dari kata "Makassar" dan bagaimana nama-nama tempat lain di Sulawesi Selatan berkembang seiring waktu. Menggunakan data sejarah, linguistik, dan literatur, penulis mencoba memberikan pemahaman yang luas tentang bagaimana toponim membentuk identitas budaya dan sejarah suatu kota, dengan fokus khusus pada kota-kota di Sulawesi Selatan.
Unduh untuk perangkat lain: