Buku ini bercerita tentang seorang putri kerajaan bernama Putri Seruni yang gusar akan keberadaan ayahandanya yang belum kembali selama tiga hari tiga malam dari perburuan di hutan. Putri Seruni bertekad mencari sendiri keberadaan sang ayahanda dan meminta izin kepada sang ibunda Ratu Kancana agar melepasnya ke hutan selatan. Dengan berat hati sang Ratu mengizinkan Putri Seruni untuk pergi dengan memberikan pedang Mustika Putih dan cupu berisi air kebenaran. Dengan keberanian hati sang putri, apa yang dilakukannya akan memberikan kekuatan untuk menghalau Segala rintangan pada saat di per jalanan. Benar saja, pada setiap perjalanan banyak sekali rintangan yang menghalau untuk menghentikan langsung sang putri menemukan sang ayahanda tercinta. Apakah pencarian sang putri akan berhasil? atau gagal dan menghilang tanpa kabar seperti ayahanda dan pasukan lainnya?
Buku "Putri Seruni" --- Dalam cerita ini, Ratu Kancana mengirim Putranya, Putra Mahkota, untuk mencari kabar tentang Ayahandanya yang telah pergi ke hutan selatan. Namun, tidak seorang utusan pun kembali selama satu minggu, membuat seluruh negeri dalam ketakutan. Putri Seruni, putri bungsu Ratu Kancana, meminta izin untuk menggali informasi tentang nasib Putra Mahkota di hutan selatan. Dengan perintah dari Ratu Kancana, Putri Seruni memulai perjalanannya menggunakan kuda bernama Si Petir dan membawa senjata-senjata yang penting. Selama perjalanannya, Putri Seruni menghadapi berbagai rintangan, termasuk pertarungan melawan ekor harimau. Akhirnya, dia berhasil menemukan dan membantu Putra Mahkota yang telah diserang oleh hewan buas. --- singkat ini memberikan gambaran umum tentang plot utama cerita, tanpa mengutip secara langsung teks asli, dan menjelaskan perkembangan cerita dengan jelas.
Unduh untuk perangkat lain: