Tema cerita dalam buku ini dapat dikatakan tema umum pada masa itu, yaitu kawin paksa atau cinta tak sampai. Namum pengarang sudah mencoba mengubah pandangan lebih maju dengan mempertemukan dua kekasih mencapai cintanya setelah menjelang tua dan berakhir bahagia.
### Jodo Pokokolot, sebuah karya sastra yang menarik dan mengena dari pengarang kenamaan R. Mewed Sastrahadiprawira, diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 2010. Berdasarkan Pengantar Penyunting, buku ini berfokus pada tema umum masa lalu "Kawin Paksa atau Cinta Tak Sampai". Pelaku utama wanita, Enden Ratna Wulan, menerima nasib yang diputuskan oleh orang tuanya tanpa mencoba melawan. Sedangkan Raden Suria Sungkawa, pelaku utama pria, mempertahankan cintanya dengan berjuang menghadapi nasib buruk dan akhirnya masuk penjara. Meskipun begitu, cerita ini menawarkan harapan bahagia yang mungkin. Di akhir cerita, kedua tokoh berhasil mencapai cita-citanya setelah menjelang usia tua mereka, berkat kebetulan nasib baik. Pengarang ini telah menjadi salah seorang penulis terkemuka pada tahun 1920-an hingga 1930-an dan meninggal pada tahun 1932. Dengan gaya mengisahkan yang sederhana namun menarik, Jodo Pokokolot memberikan pandangan unik tentang perubahan pemahaman cinta sepanjang masa. Buku ini tidak hanya menjadi sarana memupuk minat baca dan apresiasi karya sastra, tetapi juga menjadi sumbangan berharga bagi pengembangan sastra dunia. Terbit Balai Pustaka Jakarta, 2010 --- singkat ini mencerminkan isi dari kisah Jodo Pokokolot sambil menyertakan informasi tambahan tentang pengarang dan konteks historis.
Unduh untuk perangkat lain: