Berangkat dari sebuah teori astrofisika yang diketahui bahwa seluruh benda langit bergerak mengelilingi pusat galaksi. Adanya pergerakan benda langit tersebut, sehingga bintang-bintang pun mengalami paralaks bila dilihat dari Bumi tampak ada pergerakan yang setabil, seperti halnya Matahari yang tampak dari Bumi. Matahari yang seakan bergerak jika dilihat dari Bumi ini, sejak dahulu hingga sekarang menjadi objek penelitian guna menentukan waktu kapan dimulainya ibadah dalam agama Islam oleh para ahli atau penggiat ilmu falak, termasuk dalam menentukan arah kiblat. Adanya pergerakan benda langit tersebut, memacu pembuktian benda langit lainnya, selain Matahari untuk dapat dijadikan acuan dalam pengukuran arah kiblat yang disebut dengan ra?d al-qiblah. Atas dasar ini, penulis membuktikan melalui aplikasi Stellarium, rasi bintang dijadikan mi
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.