Dewasa ini kesadaran dari putra-putri komponen anak bangsa mulai terkikis dan teralihkan ke visual digital pesawat genggam, budaya dan alam Nusantara yang seharusnya dilestarikan dan dijaga, menunjukkan indikasi ke arah yang semakin menurun. Bangsa Indonesia merupakan negara dengan beragam budaya dan kekayaan alam, budaya-budaya lokal yang ada di Nusantara muncul dan eksis terlebih dulu, sedangkan budaya bangsa muncul setelahnya. Kekayaan budaya dan Alam Nusantara ini menjadi situs budaya leluhur yang bernilai tinggi dan wajib diwariskan ke setiap generasi Bangsa. Dengan demikian, sudah seharusnya sebagai generasi Bangsa wajib menjaga dan melestraikannya supaya Budaya dan Alam Nusantara tersebut menjadi situs turun temurun bagi Bangsa ini. semoga menginspirasi bagi kita semua, salam literasi.
### Buku "Aku Senang Berwisata ke Denpasar Serial Ragam Pesona Nusantara" menggambarkan keindahan dan kearifan budaya serta kekayaan alam Nusantara, khususnya di kota Denpasar, Bali. Buku ini berdasarkan pengalaman Udin, seorang warga lokal yang membawa para turis asing melintasi berbagai destinasi di Denpasar. Buku ini mengawali perjalanannya di Pantai Sanur, yang meskipun tidak cocok untuk berselancar, tetap menawarkan pemandangan yang indah. Pantai ini dikenal secara internasional dan memiliki sejarah yang menarik, dimulai dari pengetahuan pertama oleh A. J. Le Mayeur, seorang pelukis Belgia. Setelah berkeliling di pantai, turis ditawari makanan khas Denpasar, babi guling, yang dibungkus perut babi dan dipanggang dengan bumbu khas. Udin menjelaskan tentang budaya lokal Denpasar, salah satunya adalah taris baris tengklong, yang gerakannya menarik dan unik. Buku ini juga mengajak pembaca untuk mengeksplorasi monumen Bajra Sandhi, yang dirancang oleh Ida Gede pada tahun 1981 dan diresmikan pada 14 Juni 2003 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Gaya arsitektur monumen ini menggabungkan unsur-unsur khas Bali, menjadi pengenalan yang menarik tentang sejarah dan peradaban lokal. Buku ini tidak hanya menunjukkan keindahan alam dan budaya Denpasar, tetapi juga mengajak pembaca untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya dan alam Nusantara.
Unduh untuk perangkat lain: