Dewasa ini kesadaran dari putra-putri komponen anak bangsa mulai terkikis dan teralihkan ke visual digital pesawat genggam, budaya dan alam Nusantara yang seharusnya dilestarikan dan dijaga, menunjukkan indikasi ke arah yang semakin menurun. Bangsa Indonesia merupakan negara dengan beragam budaya dan kekayaan alam, budaya-budaya lokal yang ada di Nusantara muncul dan eksis terlebih dulu, sedangkan budaya bangsa muncul setelahnya. Kekayaan budaya dan Alam Nusantara ini menjadi situs budaya leluhur yang bernilai tinggi dan wajib diwariskan ke setiap generasi Bangsa. Dengan demikian, sudah seharusnya sebagai generasi Bangsa wajib menjaga dan melestraikannya supaya Budaya dan Alam Nusantara tersebut menjadi situs turun temurun bagi Bangsa ini. semoga menginspirasi bagi kita semua, salam literasi.
### Buku Buku ini berjudul "Kisah Rudi dan Soto Banjar Serial Ragam Pesona Nusantara Kalimantan Selatan" dan ditulis oleh Wilujeng Aji Permana, dengan Dian Mardianto sebagai editor dan tim Hikam sebagai ilustrator. Buku ini diterbitkan pada tahun 2023 dengan ISBN 978-623-135-452-5. Buku ini menggambarkan seorang siswa bernama Rudi yang tinggal di Kota Kalimantan Selatan. Rudi memiliki rumah tradisional berbentuk bubungan tinggi, disebut rumah Banjar, yang digunakan oleh suku Banjar sejak abad ke-16. Pembangunan rumah ini dimulai pada masa Pangeran Samudera, dan diperuntukkan bagi bangsawan pada masa kejayaan Kerajaan Banjar. Buku ini juga membahas tentang pakaian adat Kalimantan Selatan, khususnya pakaian adat bagajah gamuling gaular lulut. Penggunaan pakaian adat ini lebih didominasi untuk dipakai pada acara pernikahan, dengan desain yang berbeda antara wanita dan pria, namun masih memiliki warna yang senada. Pengaruh agama Hindu terlihat dalam desain pakaian ini. Buku ini juga menyentuh aspek sejarah, khususnya tentang peristiwa penting di Kalimantan Selatan. Salah satu aksi yang diceritakan adalah aksi rakyat Kalimantan Selatan yang menyuarakan proklamasi pada 17 Mei 1949 di Desa Ni’ih, yang ditandatangani oleh pimpinan ALRI Divisi IV. Tugu 17 Mei, sebagai monumen dari peristiwa tersebut, juga disinggung dalam buku ini. Selain itu, buku ini juga mengulas tentang kuliner khas Kalimantan Selatan, yaitu soto Banjar, yang terkenal dengan rasanya yang khas. Cerita ini menggambarkan perjalan Rudi bersama ibunya ketika ibunya menerima pesanan baju adat, dan akhirnya mereka mampir ke warung untuk makan siang sebelum pulang. Dengan narasi yang menarik dan detail, buku ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda tentang pentingnya melestarikan budaya dan alam Nusantara. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca untuk lebih bersemangat dalam menjaga warisan budaya dan alam Nusantara sebagai warisan turun temurun bagi bangsa Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: