Buku cerita anak yang menceritakan koleksi lukisan milik nenek
### Buku ini mengisahkan petualangan Roni di kompleks perumahan Kanjuruhan Permai, yang terletak di sekitar empat kilometer dari rumahnya. Setelah diperintahkan ibunya untuk berhati-hati di jalan, Roni memulai perjalanannya ke rumah neneknya, Nenek Yanti, yang tinggal di kompleks tersebut. Perjalanan Roni melalui jalan yang padat hingga jalan yang lebih sepi menunjukkan betapa ia menikmati bebasnya mengendarai sepeda. Petualangan Roni berlanjut ketika ia tiba di rumah Nenek Yanti, yang terletak di bagian akhir perjalanan. Gambar 1 menampilkan Roni berpamitan dengan ibunya di depan rumahnya sebelum perjalanan. Pada bagian buku ini, kita juga dibacakan tentang sejarah Kanjuruhan, sebuah kerajaan yang pernah ada di wilayah Malang pada abad kedelapan. Raja yang pernah menguasai Kanjuruhan, Dewasimba, memiliki putra mahkota bernama Gajayana, yang dikenal adil dan bijaksana. Gajayana memerintahkan pembangunan candi untuk memuliakan Agastya, seorang tokoh penting dalam sejarah Kanjuruhan. Bagian lain dari buku ini mengelaborasi tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan mengedukasi anak-anak tentang hak cipta melalui berbagai cerita dan situasi yang dialami oleh Roni. Buku ini juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukkan dan saran tentang kualitas buku kepada penulis dan penerbit, serta melalui laman web dan email yang disediakan. Gambar 2 hingga 5 menampilkan berbagai momen Roni di perjalanan, mulai dari keributan di depan rumah nenek hingga ia berfoto bersama Melisa dan kawan-kawannya di depan candi.
Unduh untuk perangkat lain: