Menjelang usia 40 tahun, Rasulullah saw. sering berkhalwat di Gua Hira untuk memohon petunjuk kepada Allah swt. Mengenai cara untuk memperbaiki keadaan bangsa Arab yang pada saat itu mengalami kehancuran. Menjelang kedatangan Islam, bangsa Arab sedang dalam keadaan terpuruk dan porak-poranda dalam segala bidang, baik bidang ketuhanan, moral, social, politik, persatuan dan sebagainya.
singkat buku ini dapat disajikan sebagai berikut --- Nabi Muhammad SAW dilahirkan di Mekah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah (20 April 571 M). Sejak lahir, Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan keistimewaan dan keajaiban, salah satunya adalah kelahirannya telah berkhitan dan tali pusarnya telah terputus. Kehadirannya menggemparkan Mekah dan menandai masa dimana Islam akan lahir. Sebelum turunnya wahyu, Nabi Muhammad SAW sering berkhalwat di Gua Hira untuk memohon petunjuk dari Allah. Setelah 40 tahun, wahyu pertama turun melalui Malaikat Jibril, membawa surat Al-βAlaq ayat 1-5. Setelah kebingungan awal, wahyu kedua turun melalui surat Al-Muddatsir ayat 1-7. Dakwah Nabi Muhammad SAW dimulai dengan berbagi ajaran kepada keluarganya secara tersembunyi. Wanita pertama yang beriman adalah istrinya, Khadijah, disusul oleh Ali, Abu Bakar, dan Zaid. Dalam penyebaran ajaran, Abu Bakar berperan penting dengan mengajak teman dan saudaranya untuk beriman. Usman, Abdur Rahman, Talhah, Saβd, dan Zubar mengikuti jejak Abu Bakar. Seruan umum yang dilakukan Nabi Muhammad SAW diawali dengan kerabat-kerabatnya dan kemudian diperluas ke seluruh kaumnya, memanggil mereka untuk menyembah Allah SWT yang Maha Esa. --- ini dirancang untuk cover belakang buku dan memberikan gambaran singkat tentang kehidupan awal dan perkembangan dakwah Nabi Muhammad SAW, berdasarkan informasi yang disajikan dalam konteks.
Unduh untuk perangkat lain: