Suatu malam, Ajeng Maraaini sahabatku menelpon dari Lampung karena permintaanku, di kamar apartemenku tepatnya di daerah Babarsari, Yogyakarta. kala itu aku terserang depresi berat. Ia berusaha menenangkanku, selama kurang lebih setengah tahun menjelang pandemi banyak puisi-puisi lahir dari kedua tanganku secara ajaib.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.