Dalam ilmu tasawuf kata Wali diartikan sebagai pemimpin rohani, manusia yang sangat taat beribadah kepada Allah dan patuh meneladani Rasul-Nya. Sedangkan kata Mursyid diartikan sebagai petunjuk yang datangnya dari Allah; nur Ilahi, cahaya Ilahi, atau energi Ilahi. Cahaya di atas cahaya, Tuhan akan menuntun kepada cahaya-Nya, siapa yang dikehendaki-Nya. Pada akhirnya Sambara masuk menjadi anggota majelis zikir yang merupakan kelompok pengamal Tarekatullah. Tarekat bagi Sambara layaknya sekolah atau lebih tepatnya kuliah pada universitas terbuka dengan kurikulum utama; tauhid, syariat dan tasawuf. Ketiga ilmu tersebut sesungguhnya pelajaran langsung dari Allah Ta''ala yang mengutus Malaikat Jibril dalam wujud manusia dan melakukan tanya jawab dengan Rasulullah disaksikan langsung oleh sejumlah Sahabat perihal; Iman, Islam dan Ihsan. Guru-guru tarekat dari zaman ke zaman konsisten mengajarkan ketiga ilmu tersebut kepada murid-muridnya dalam suatu majelis zikir rutin serta praktik suluk minimal setahun sekali di rumah-rumah suluk yang ditunjuk.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.