Karena tergesa-gesa hendak ke kantin Zafran dan Fatih menabrak gerombolan anak-anak di lorong. Mereka hampir saja saling bertengkar. Beruntung Pak Guru segera datang.
singkat buku "Jangan Marah Zafran" oleh Zabdan Barqi Maulana dapat disajikan sebagai berikut --- Di sekolah dasar, Fatih dan Zafran adalah teman yang akrab, sering saling mengunjungi rumah untuk belajar atau bermain. Bahasa Indonesia adalah hobi mereka. Suatu siang, saat istirahat, Zafran dan Fatih berlari ke kantin. Namun, mereka terhenti ketika menabrak sekelompok anak-anak yang sedang berjalan di lorong. Situasi ini memicu ketegangan dan marah antara Zafran dan anak-anak tersebut. Zafran merasa dirugikan dan berpikir harus membalas dendam, sementara Fatih mencoba membujuk Zafran untuk tidak marah dan bertengkar. Pak Guru Hadi yang datang cepat menenangkan situasi dan mengingatkan bahwa sekolah adalah tempat untuk belajar, bukan untuk bertengkar. --- Jika sinopsis ini masih terlalu panjang, dapat disingkat menjadi --- Di sekolah dasar, Fatih dan Zafran adalah teman yang akrab. Suatu siang, saat istirahat, Zafran dan Fatih berlari ke kantin dan menabrak sekelompok anak-anak yang sedang berjalan di lorong. Situasi ini memicu marah Zafran, sementara Fatih mencoba membujuk Zafran untuk tidak marah dan bertengkar. Akhirnya, Pak Guru Hadi yang datang cepat menenangkan situasi dan mengingatkan bahwa sekolah adalah tempat untuk belajar, bukan untuk bertengkar. --- Maaf jika sinopsis ini masih terlalu panjang. Silakan beri tahu jika ada penyesuaian yang diperlukan.
Unduh untuk perangkat lain: