Dhaniya mengawali dari dengan perasaan bingung dan serba salah. Tapi tetep menjalaninya dengan sabar dan tenang. Berkat itulah, semua masalah yang terjadi hari itu bisa terurai satu per satu. Simak kisah selengkapnya di buku ini.
### Buku ini berfokus pada pengalaman Dhaniya, seorang siswi yang menghadapi berbagai kejadian buruk yang menguji kesabaran dan ketenangannya. Awalnya, Dhaniya terburu-buru berangkat ke sekolah setelah menghabiskan sarapan yang tergesa-gesa. Sambil menunggu tukang ojeknya, Dhaniya mendengar suara gelas yang jatuh di rumahnya, yang membuatnya merasa cemas karena ibunya mungkin terjadi sesuatu. Ayahnya masih berada di Surabaya, sehingga Dhaniya terpaksa bangun lebih awal dan berangkat ke sekolah dengan terburu-buru. Saat tiba di sekolah, Dhaniya mencoba memanggil tukang ojeknya untuk menginformasikan bahwa helm yang dia pakai sebelumnya terjatuh di jalan. Namun, tukang ojeknya terus menyetir tanpa mendengar Dhaniya. Hingga beberapa saat kemudian, Dhaniya tiba di depan pintu sekolah. Saat akan masuk, tukang ojeknya bertanya tentang helm yang sebelumnya dipakai Dhaniya, membuatnya merasa cemas. Dalam situasi yang menegangkan, Dhaniya menghadapi keputusan yang sulit. Ia harus memilih antara mengaku kesalahan dan mengganti helm, atau mempertahankan kesabaran dan menangani masalah dengan tenang. Melalui pengalaman ini, Dhaniya belajar bagaimana menghadapi masalah dengan sabar dan tenang, sehingga semua masalah yang terjadi pada hari itu dapat terurai satu per satu. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami pentingnya kesabaran dan ketenangan dalam menghadapi berbagai kejadian buruk yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Unduh untuk perangkat lain: