Semenjak kehadiran siswa baru di sekolah, Alara merasa sendiri. Hingga dia melakukan banyak cara agar teman-temanya bisa kembali padanya hingga dia melupakan tugasnya untuk belajar. Berhasilkah ia? Baca kisahnya di sini
Murid Baru di Sekolah Alara merayakan kenaikan kelas dengan teman-temannya dan menjadi siswa kelas tiga di sekolah menengah pertama. Meski menduduki peringkat dua pararel, Alara tetap bersyukur. Namun, kehadiran teman baru, Sakina, membuat Alara merasa semakin jauh dari teman-temannya. Sakina, seorang siswi cantik dengan latar belakang keluarga menteri dan sosok yang hebat dalam pelajaran matematika, menjadi sorotan. Alara merasa terabaikan ketika teman-temannya lebih tertarik pada Sakina. singkat ini menunjukkan bagaimana Alara mencoba mengatasi perasaan sendiri dan menghadapi tantangan dalam menjaga hubungan dengan teman-temannya. A New Student at School Today, Alara celebrated her grade promotion with her friends. She had officially become a third-year student in junior high school. Despite being in the second place in the parallel class, Alara remained grateful. However, the arrival of a new student, Sakina, caused Alara to feel increasingly isolated. Sakina, a beautiful girl from a prominent family with a minister father and a social foundation-owning mother, quickly became the center of attention due to her exceptional skills in mathematics. Alara felt neglected as her friends became more interested in befriending Sakina. This brief synopsis highlights Alara's struggle to cope with her feelings of loneliness and maintain her friendships amidst these changes.
Unduh untuk perangkat lain: