Provinsi Sumatera Barat terletak di pesisir barat pulau Sumatera yang memiliki topografi sebagian besar dataran sedang sampai tinggi dan sebagian kecil dataran rendah. Sumatera Barat dilihat dari profil potensi sumber dayanya memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan usaha ternak sapi potong. Sapi Pesisir sebagai plasma nutfah Sumatera Barat adalah salah satu jenis sapi potong lokal yang memiliki potensi cukup baik untuk dipelihara di daerah beriklim tropis. Sumber daya alam seperti lahan dan pakan, sumber daya manusia, serta potensi iklim daerah tropis merupakan faktor pendukung yang penting dalam pengembangan ternak sapi potong di daerah ini. Buku ini memberikan informasi tentang respons fisiologis ternak sapi seperti suhu kulit, suhu rektal, suhu tubuh, dan denyut jantung di daerah dataran rendah dan dataran tinggi serta potensi pengembangan sapi Pesisir di Sumatera Barat dan mengajak para pembaca untuk melihat peluang yang besar dalam mengembangkan usaha ternak sapi potong terkhususnya Sapi Pesisir.
Buku "Potensi Pengembangan Sapi Pesisir di Sumatera Barat" merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk menambah referensi dan memvisualisasikan potensi pengembangan sapi pesisir di wilayah Sumatera Barat. Buku ini dikemas secara sistematis dengan berbagai data, tabel, dan gambar yang mendukung pemahaman tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan sapi pesisir. Pada bab pertama, penulis membahas introduksi dan latar belakang sapi pesisir, termasuk definisi, karakteristik, dan peran pentingnya dalam ekonomi peternakan di Sumatera Barat. Bab ini juga memaparkan tujuan dan metodologi penelitian yang digunakan. Bab kedua mencakup analisis iklim mikro dan respons fisiologis sapi pesisir di dataran rendah dan dataran tinggi Sumatera Barat. Data yang disajikan meliputi perbandingan respons fisiologis sapi pesisir di kedua daerah tersebut, termasuk suhu kulit dan rektal, serta curah hujan dan ketinggian tempat. Bab ketiga menjelaskan pengaruh Temperature Humidity Index (THI) terhadap respons termoregulasi sapi pesisir di Sumatera Barat. Pada bab ini, penulis mendalami iklim mikro di kedua daerah tersebut dan mengkaji dampaknya pada kesejahteraan dan produktivitas sapi pesisir. Bab terakhir mengulas potensi sumber daya lahan dan tenaga kerja, serta potensi produksi ternak ruminansia di Sumatera Barat. Data yang disajikan menunjukkan bagaimana sumber daya lokal dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi peternakan. Buku ini tidak hanya berguna untuk akademisi dan praktisi peternakan, tetapi juga untuk semua pihak yang berkepentingan dalam pengembangan sapi pesisir di Sumatera Barat. Dengan menyajikan data dan analisis yang komprehensif, buku ini menjadi sumber yang sangat berharga untuk memahami potensi dan peluang dalam pengembangan sapi pesisir di wilayah tersebut. --- di atas dirancang untuk memberikan gambaran umum tentang isi dan tujuan buku "Potensi Pengembangan Sapi Pesisir di Sumatera Barat" tanpa menyentuh detail spesifik yang mungkin tidak relevan untuk cover belakang.
Unduh untuk perangkat lain: