Kamu pernah berpikir nggak? Berpikir apa? tanyaku. Berpikir kalau kita bisa jalan bareng kayak gini? Enggak. Justru aku nggak pernah menyangka, akan bisa bersama dengan kamu. Aku juga sama. Nggak nyangka bisa pacaran sama kamu. Tuturmu. Kau menghela napas panjang sembari menengadah ke arah langit. Lalu kau bicara lagi. Aku suka ingat waktu dulu, waktu kita masih SD. Kita suka ledek-ledekan. Terutama aku yang suka usilin kamu. Soalnya kamu beda sama anak-anak lain. Kamu dulu galak, tapi aku suka, makanya aku usilin kamu.Seketika aku memutar kembali ingatan silam, mengingat kenangan-kenangan konyol waktu SD yang pernah dilakukan denganmu. Tak ada kenangan lain selain pertengkaran dan ledek-ledekan. Aku tersenyum sendiri. Ah, jadi malu.” Ucapku tersipu.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.