Terekam biasnya di langit senja, menyimpan warna kerinduan yang selalu dikenang dalam diam. Bernapas di tengah keindahan alam ini, menghirup sekilas rindu. Inilah rasa yang hanya bergelar dalam diam. Benar pula adanya bahwa aku meninggalkan kenangan di sana. Kenangan yang tak pernah hilang bersama senja. Dalam merahnya aku menyimpan harap, untuk “Rindu yang Tak Usai” terus menyapa jiwa _Jasminum sambac_
Berikut ini sinopsis singkat buku "Sajak di Antara Rindu" oleh Jumiah, yang dapat digunakan untuk cover belakang buku --- Sajak di Antara Rindu Sebuah kumpulan sajak yang mengundang pembaca untuk merenungkan perjalanan hidup dan pertemuan-pertemuan yang tak terduga. Dalam sajak-sajak ini, penulis menggali kembali kenangan-kenangan, rasa-rasanya, dan makna-makna yang mendalam tentang persahabatan, persaudaraan, dan cinta. Setiap sajak mengajak pembaca untuk memahami bahwa setiap pertemuan, tidak peduli berapa lama, memiliki makna tersendiri. Buku ini mengajak kita untuk menghargai setiap momen, memahami bahwa dalam hening ada renungan, dan dalam rindu terdapat keberadaan. Berharap membawa pembaca pada perjalanan pemahaman yang mendalam, "Sajak di Antara Rindu" mengingatkan bahwa setiap kata memiliki makna yang mendalam dan setiap pertemuan memiliki alasan tersendiri. --- ini dirumuskan berdasarkan konten dan tema yang terdapat dalam sajak-sajak yang disajikan, serta menggambarkan pesan umum yang dapat diambil dari kumpulan sajak tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: