Dangke merupakan salah satu olahan pangan dari susu berupa keju tradisional khas Kabupaten Enrekang. Keju khas ini dibuat dengan cara menggumpalkan susu segar yang berasal dari kerbau, sapi, kambing, atau domba menggunakan getah pepaya atau bahan lainnya. Selain karena merupakan olahan tradisional, dangke memiliki keunikan lain dari sisi namanya. Dangke dikatakan berasal dari Bahasa Belanda dank u wel yang berarti terima kasih atau baik dan ada juga yang mengatakan kata tersebut dari Bahasa Jerman. Kini, produksi dangke boleh dikatakan sangat potensial, mengingat meningkatnya jumlah volume impor keju pada tahun 2018. Ditambah lagi, ketersediaan bahan baku susu dan bahan penggumpal dari Indonesia ini berpotensi dikembangkan hingga kancah internasional. Buku yang pembaca pegang ini, akan menggambarkan potensial dangke sebagai sebuah komoditi, nilai kajian gizi, perbandingan dangke dan keju, hingga prospek pengembangan dangke ke depannya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.