Sel manusia seperti pada umumnya eukariotik, untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya membutuhkan energi yang dihasilkan dari metabolisme dan pernafasan (respirasi) sel itu sendiri. Energi itu dihasilkan dari berbagai tingkat proses atau reaksi oksidasi kimiawi intraseluler. Oksidasi didefinisikan sebagai pengurangan elektron sehingga terjadi peningkatan muatan positif. Sebaliknya akan pula selalu terjadi suatu proses reduksi (dalam keseimbangan) yaitu penambahan jumlah elektron dari substrat yang menerima elektron tersebut. Reaksi oksidasi terjadi setiap saat termasuk ketika bernafas dan proses metabolisme dalam tubuh. Reaksi ini dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas. Radikal bebas dalam jumlah normal bermanfaat bagi kesehatan misalnya, memerangi peradangan, membunuh bakteri, dan mengendalikan tonus otot polos pembuluh darah serta organ-organ dalam tubuh sementara dalam jumlah berlebih mengakibatkan stres oksidatif dan yang paling parah bisa menyebab gangguan pernafasan. Keadaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan oksidatif mulai dari tingkat sel, jaringan, hingga ke organ tubuh yang mempercepat terjadinya proses penuaan dan munculnya penyakit.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.