Hubungan Soekarno, Tionghoa, dan Indonesia erat sejak lama. Bahkan Soekarno menyebut, mereka adalah bagian dari Indonesia. Selama darah mereka (semangatnya) merah, dan jiwanya putih (Indonesia), mereka adalah orang Indonesia. Tidak perlu dibedakan soal asal muasal, warna kulit, rambut, juga nama. Presiden Soekarno dan tokoh-tokoh nasionalis lainnya selalu menyebut adanya sumbangsih orangorang Tionghoa untuk kemerdekaan dan pembangunan Indonesia. Dengan menjadi bagian dari etnis di Indonesia, hubungan dengan warga yang lain dilewati dengan banyak tantangan juga kerjasama. Semua ini, kini terangkai dalam kebhinekaan, keragaman bangsa Indonesia dalam harmoni untuk mewujudkan kesejahteraan.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.