Izinkan Aku Menangis di Depan-Mu, Rabb!

Motivasi
Izinkan Aku Menangis di Depan-Mu, Rabb!

9 MB
ebook
202 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-8277-18-1
Kategori
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

"Aku biasa begadang bersama teman-teman dalam perbuatan dosa hingga pagi, dengan meninggalkan istriku dalam kesepian. Suatu malam aku pulang dari tempatku begadang. Ketika itu jam menunjukkan pukul 3.00 dini hari. Aku melihat isiri dan anak perempuanku yang masih kecil tengah lelap dalam tidurnya. Aku pergi ke kamar sebelah untuk menghabiskan sisa malam dengan menonton sebuah film murahan lewat video. Aku melakukan semua itu pada jam-jam turunnya Allah Azzawa Jalla. Aku melakukannya ketika Dia berfirman, ''Adakah orang yang berdoa sehingga Aku akan mengabulkan doanya? Adakah orang yang meminta ampun sehingga Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang meminta sehingga Aku akan mengabulkan permintaannya? Tiba-tiba, pintu kamar dibuka! Aku melihat anak perempuanku yang belum genap berusia lima tahun datang. Dia menatapku dengan tatapan penuh keheranan dan penghinaan. ''Papa, kamu benar-benar tercela, bertakwalah kepada Allah!'' Dia mengatakannya tiga kali. Lalu dia menutup pintu dan pergi. Aku merasa sangat kebingungan. Beberapa saat kemudian azan Subuh menggema dari masjid dekat rumah. Aku berwudhu dan pergi ke masjid meski sejatinya aku tak mempunyai keinginan kuat untuk mengerjakan shalat. Inilah sujud pertamaku kepada Allah Azza wa Jalla sejak beberapa tahun terakhir. Tatkala waktu Dzuhur tiba, aku merasa sangat letih. Aku lantas pulang untuk beristirahat sejenak, juga sangat ingin melihat anak perempuanku yang telah menjadi sebab keinsafan dan taubatku kepada Allah Azza wa Jalla. Aku masuk rumah dan disambut istriku dengan tangisan. ''Apa yang terjadi?'' Tanyaku. Maka terdengarlah jawaban seperti halilintar di siang bolong, ''Anakmu meninggal!'' Aku menggendongnya sementara air mata bercucuran dari kedua mataku. Aku memasukkannya ke liang lahat. Aku tak menguburkan anak perempuanku, tetapi aku menguburkan cahaya yang telah menyinari jalanku dalam kehidupan ini. Aku berdoa kepada Allah SWT. untuk menjadikannya penghalangku dari api neraka dan membalas istriku yang beriman dan sabar dengan balasan yang terbaik."Allahu Akbar! Selain kisah di atas, kita juga akan menemukan berbagai kisah taubat yang sangat menyentuh hati, mulai dari Nabi Adam, para shahabat, syekh, ulama, orang biasa hingga para artis, bahkan pecandu narkoba dan perokok. Dan, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, "Wahai sekalian manusia, taubatlah kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya, karena aku pun bertaubat sebanyak seratus kali sehari semalam."

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Indiva Media Kreasi

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Umum

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Motivasi

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Izinkan Aku Menangis di Depan-Mu, Rabb!

Izinkan Aku Menangis di Depan-Mu, Rabb!

Ibrahim bin Abdullah al-Hazimi

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku