Teh merupakan salah satu mi-numan yang selalu menemani di kala senggang maupun sibuk, bahkan hingga kini menjadi mi-numan terpopuler di dunia. Keberadaan the telah ada sejak ribuan tahun lalu dan pertama kali ditemukan di China oleh Kaisar Shen Nong yang meru-pakan bapak kedokteran dan pertanian pada tahun 2373 sebelum masehi. Saat itu Shen Nong tengah berkeliling untuk mene-mukan obat baru. Tak berselang lama, Shen Nong memutuskan untuk beristirahat sejenak karena merasa tak enak badan. Ia pun merebus air un-tuk melepas dahaga, tanpa sengaja ada beberapa helai daun yang atuh ke dalam air tersebut. Namun Shen Nong mendiamkan daun itu dan tetap meminumnya. Tak lama, Shen Nong pun merasa membaik setelah meminum air yang telah tercampur oleh dedaunan yang sedikit memiliki rasa pahit itu.
### Eropa memperkenalkan teh melalui misionaris yang bawaannya dari Asia pada abad ke-17. Teh pun menjadi bagian dari kebiasaan baru di Inggris, dan hari teh diperingati setiap 15 Desember di seluruh dunia. Indonesia, dengan perkebunan teh terbesarnya di Puncak, Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia sejak tahun 1800-an. Buku ini menjelaskan proses pemanenan dan pengolahan daun teh, sejarah daun teh, perbedaan macam teh di Indonesia, macam-macam teh di Asia, serta manfaat teh bagi kesehatan. Penjelasan tersebut dilengkapi dengan zat-zat yang terkandung dalam teh dan proses penanaman hingga pengolahannya. Buku ini tidak hanya memberikan wawasan tentang sejarah teh, tetapi juga memaparkan proses produksi dan manfaat kesehatan dari berbagai jenis teh, termasuk teh putih, teh oolong, dan teh hijau. --- ini ringkas namun mencakup inti dari setiap bagian buku berdasarkan konteks yang diberikan.
Unduh untuk perangkat lain: