Berkembangnya fenomena kemunduran demokrasi serta menguatnya rezim otokrasi, menjadi titik balik optimisme perkembangan demokrasi dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Dibandingkan dengan fenomena otoritarian di masa lalu, rezim otokrasi kontemporer justru menggerus demokrasi dengan metode yang ‘konstitusional’, terlembaga, dan halus. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembatasan terhadap kebebasan berpendapat, berserikat, termasuk kebebasan pers dan media. Gejala yang dapat dilihat dalam upaya reduksi kebebasan pers saat ini, di antaranya: menciptakan regulasi yang membatasi kerja jurnalis dan media, mengambil alih kepemilikan media, memanipulasi media dengan pembiayaan atau iklan, mengancam atau mengintimidasi pekerja dan organisasi media, serta penangkapan dan pembubaran organisasi pers dan media yang dianggap melawan pemerintah. Buku ini berupaya mewarnai literatur tentang keterkaitan pers, rezim dan kemunduran demokrasi, yang dapat digunakan baik dalam kajian-kajian ilmu politik, studi pemerintahan, maupun ilmu komunikasi.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.