Tungau atau dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai mite, merupakan binatang beruas (filum Arthropoda) yang termasuk ke dalam kelas Arachnida dan subkelas Acari. Selain tungau, di dalam subkelas Man juga terdapat golongan caplak (tick). Ilmu yang khusus mempelajari tentang tungau dan caplak disebut dengan Akarologi atau Acarologi. Akarologi adalah ilmu yang luas yang mempelajari berbagai aspek Acari. Buku ini berfokus pada bioekologi tungau-tungau penting di dunia pertanian, terutama yang merupakan pemakan tumbuhan (fitofag). Beberapa jenis tungau juga merupakan hama gudang yang menginfestasi bahan-bahan simpanan. Namun, tidak semua tungau yang berasosiasi dengan bidang pertanian adalah spesies yang merugikan, beberapa di antaranya adalah binatang bermanfaat karena merupakan musuh alami dari tungau dan serangga fitofag, serta sebagai detritivora (disebut juga pengurai). Oleh sebab itu, buku ini juga mengulas bioekologi tungau predator dan tungau detritivora. Bagian awai buku ini akan menjelaskan morfologi eksternal, sistem-sistem dalam tubuh, evolusi, dan sistematika Acari, agar pembaca mendapatkan pemahaman yang memadai akan terminologi-terminologi dalam Akarologi. Pada bab-bab selanjutnya akan dibahas tungau-tungau penting di bidang pertanian. Famili-famili penting tungau fitofag yang akan diuraikan meliputi Tetranychidae, Tarsonemidae, Tenuipalpidae, Eriophyiidae, dan Acandae. Famili penting tungau predator yang akan diulas adalah Phytoseiidae. Pada bab akhir buku ini akan dibahas kelompok Oribatida yang merupakan tungau detrilivora.
singkat buku ini dapat disajikan sebagai berikut --- Buku ini membahas secara mendalam tentang bioekologi tungau-tungau penting di bidang pertanian. Mulai dari definisi dan pentingnya tungau dalam ekosistem, hingga berbagai jenis tungau penting dan peran mereka dalam pertanian. Penulis memaparkan berbagai aspek bioekologi tungau, termasuk morfologi eksternal, sistem tubuh, dan fungsional ekologis mereka. Tungau diangkat dari berbagai aspek, mulai dari peran mereka sebagai hama (fitofag) yang dapat merugikan pertanian, predator alami yang menekan populasi tungau, hingga detritivora yang berperan dalam memperbaiki struktur tanah. Selain itu, buku ini juga mendalami spesies tungau penting dalam famili Tarsonemidae, termasuk karakteristik dan bioekologi spesies seperti Polyphagotarsonemus latus, Phytonemus pallidus, Hemitarsonemus tepidariorum, Steneotarsonemus spinki, Steneotarsonemus laticeps, Steneotarsonemus ananas, dan Tarsonemus confusus. Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang bioekologi tungau-tungau penting di bidang pertanian dan berpotensi menjadi sumber bacaan yang berguna bagi mahasiswa, peneliti, petugas pertanian, dan pengambil kebijakan. --- ini disusun berdasarkan isi buku yang disajikan dalam konteks yang diberikan, mencakup aspek-aspek utama yang ditemukan dalam bab-bab pertama dan terakhir.
Unduh untuk perangkat lain: