Jeruk bali dikenal dengan ukurannya yang lebih besar dibanding jeruk bi-asa. Tak hanya itu saja, jeruk bali juga memiliki kulit yang keras dan bahkan kulitnya ini bisa dijadikan sebagai bahan kerajinan tangan yang unik.
### Buku "Strategi Budidaya Jeruk Bali" merupakan panduan lengkap bagi para petani dan penggemar pertanian mengenai cara memanfaatkan jeruk bali untuk keperluan budidaya. Buku ini membahas berbagai aspek mulai dari identifikasi jenis jeruk bali hingga teknik-teknik budidaya yang tepat, termasuk penanganan hama dan penyakit tanaman jeruk. Pada bagian awal, buku ini menjelaskan tentang jenis-jenis jeruk bali dan daerah-daerah di mana mereka tumbuh subur. Jenis jeruk bali, dengan nama ilmiah Citrus grandis L. Osbeck atau Citrus maxima, dikenal memiliki rasa manis yang unik dan kandungan nutrisi tinggi seperti potasium, vitamin C, dan serat. Selanjutnya, buku ini menyajikan strategi-strategi budidaya yang efektif untuk memaksimalkan produksi jeruk bali. Mulai dari pemilihan bibit hingga penanaman, perawatan, penyiraman, pengendalian hama dan penyakit, serta teknik panen dan pengolahan hasil tanamannya. Buku ini juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan dan nutrisi tanah untuk mendukung pertumbuhan jeruk bali yang optimal. Dalam bagian terakhir, buku ini membahas aspek hukum yang berhubungan dengan penggunaan hasil budidaya jeruk bali. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda yang banyak Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah). Dengan memberikan wawasan mendalam tentang budidaya jeruk bali, buku ini menjadi sumber informasi penting bagi petani dan pelaku pertanian yang ingin memanfaatkan potensi tanaman jeruk bali secara optimal.
Unduh untuk perangkat lain: