61 dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia menuangkan berbagai gagasan dan idenya dalam memaknai MBKM. Paradigma belajar merdeka memang belum memiliki gambaran yang konkrit terkait pelaksanaannya. Sejatinya sebagai seorang pendidik di jenjang pendidikan tinggi, seorang dosen memiliki hak "merdeka" untuk menentukan model dan capaian pembelajaran yang tepat sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing.
### Buku "Dosen Merdeka Peran, Tantangan, Strategi, Transformasi dan Inovasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka" merupakan kumpulan artikel dari 61 dosen berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., Rektor Universitas Islam Malang, dan Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Rektor Universitas Negeri Surabaya. Dalam buku ini, para penulis menjelaskan peran dosen dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta menggali tantangan dan strategi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan tinggi. Buku ini mencerminkan tanggapan cepat akademisi terhadap kebijakan MBKM, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia. Isi buku membahas berbagai aspek, mulai dari perombakan kurikulum yang adaptif hingga implementasi sistem pembelajaran yang menggabungkan research and development (R&D) dengan focus group discussion (FGD). Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya sarana laboratorium dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan teknologi dalam proses belajar mengajar. Buku "Dosen Merdeka" menjadi referensi yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, dan pengamat pendidikan. Melalui konsep out of the box, buku ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan transformasi dalam dunia pendidikan tinggi untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global.
Unduh untuk perangkat lain: