Buku ini membahas tentang kegiatan pertambangan, sejarah pertambangan di Indonesia, potensi besar pertambangan di Indonesia, jenis pertambangan di Indonesia, tahapan kegiatan pertambangan, daftar perusahaan tambang terbesar di Indonesia, serta dampak positif dan negative di Indonesia
Buku ini menggali perjalanan panjang pertambangan di Indonesia dari era kolonial hingga masa orde baru dan setelahnya. Mulai dari definisi kegiatan pertambangan dan pengertian tambang, buku ini menjelaskan sejarah sejak awal dimulainya pertambangan di Indonesia oleh Pemerintahan Hindia Belanda pada 1850-an dengan pendirian Dienst van het Mijnwezen. Seiring berjalannya waktu, Indonesia berhasil merebut kemerdekaan dan terjadi perubahan dalam hukum pertambangan melalui UU No. 78/1958 yang mewadahi penanaman modal asing kecuali sektor pertambangan vital. Masa orde baru membuka peluang bagi investor asing dengan Tap MPRS No.XXIII/MPRS/1966, dan Indonesia berhasil menarik 16 perusahaan pertambangan asing di antara 1967-1972. UU No. 32/2004 (UU Minerba) kemudian menjadi landasan hukum baru bagi usaha pertambangan dengan memasukkan aspek lingkungan hidup, hilirisasi, divestasi, dan sanksi administratif. Buku ini juga menjelaskan dampak positif dan negatif dari kegiatan pertambangan di Indonesia serta bagaimana pertambangan menjadi komoditas penting dalam hubungan internasional. Selain itu, buku ini memaparkan tahapan-tahapan kegiatan pertambangan dan mengilustrasikan beberapa jenis tambang yang ada di Indonesia, termasuk ilustrasi produk baru yang dibuat dari hasil pertambangan seperti emas diolah menjadi perhiasan berharga. Kesimpulannya, buku ini merupakan panduan lengkap untuk memahami sejarah dan perkembangan industri pertambangan di Indonesia dari berbagai perspektif, mulai dari aspek hukum, ekonomi, sampai dengan dampak sosial dan lingkungan.
Unduh untuk perangkat lain: